Health Talk : Berolah Raga Sebagai Gaya Hidup Sehat

September 08, 2017


Pagi ini kantor mengadakan seminar tentang kesehatan, temanya "Olahraga Sebagai Gaya Hidup Sehat". Saya senang kalau ada acara seperti ini di kantor, jadi nggak melulu berkutat dengan kerjaan bahkan seringnya ikut seminar atau training di kantor pun tetap yang berhubungan dengan pekerjaan.

Jadi hari ini semangat ikutan seminarnya. Saking semangatnya, datang paling awal karena nggak mau kelewatan buat dapat gratis cek tensi, cek gula darah dan cek kolestrol. Alhamdullilah wa syukurilah hasilnya normal.





Seminar ini di sponsori oleh Garda Medika, sebagai perusahaan jasa asuransi yang digunakan kantor saya bekerja sama dengan RS Tebet Jakarta yang menghadirkan Dr. Margarita Dewi, Spok sebagai Nara sumber.

Seminar dimulai jam 9 dengan pertanyaan pembuka : 

"Siapa disini yang kerja dan masih rutin olah raga 3 - 5 kali dalam seminggu ?"

Ternyata yang angkat tangan bisa di hitung jumlah orangnya dengan jari tangan

Hihihi... saya nggak termasuk dalam hitungan sepuluh jari tersebut.

Padahal kalau kerja harus sehat dan bugar yah. Sehat itu kalau keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Sementara Bugar kalau tubuh mampu melakukan kegiatan sehari-hari tanpa menimbulkan kelelahan fisik dan mental yang berlebihan.

Nah kalau selama ini sudah lebih banyak mengeluhnya dari pada kerjanya, terus lama dikantor tapi produktivitas berkurang berarti sebenarnya kita sudah tidak sehat dan bugar.

Rata-rata orang kerja itu malas olah raga dengan sejuta alasan dan gaya hidupnya nggak sehat, terlebih sekarang pesan makanan apa saja gampang banget tinggal delivery dengan go-food.

Makin jadi deh kebiasaan nggak sehatnya, ditambah mungkin dengan kerja sambil ngemil atau makan siang di meja kerja sambil nonton you tube atau makan siang tapi sambil meeting.

Hihihi... itu sebenernya aktivitas seharian saya dikantor

Nggak bergerak-gerak yah badannya, yang gerak lincah cuma jari-jarinya saja. Setiap hari begitu terus, nggak terasa, tahu-tahu pas nimbang berat badan kaget luar biasa.

Untuk itu perlu banget bergerak atau melakukan aktifitas fisik, yang ringan saja seperti menggerak-gerakkan tubuh (anjuran dokter 2 jam sekali selama 5 menit) yang intinya bisa meningkatkan pengeluaran tenaga dan energi sehingga adanya pembakaran kalori pada tubuh. 

Namun tentu saja yang paling baik yah berolah raga dimana kita melakukan suatu bentuk aktifitas fisik yang terencana dan terstruktur, yang melibatkan gerakan tubuh berulang-ulang dan bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani.

Dari mendengarkan seminar ini saya juga baru tahu 2 manfaat dari olahraga, yaitu :

1. Manfaat fisik 
Untuk menjaga tekanan darah tetap stabil dalam batas normal
Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit
Menjaga berat badan ideal
Menguatkan tulang dan otot
Meningkatkan kelenturan tubuh
Meningkatkan kebugaran tubuh

2. Manfaat psikis/mental
Mengurangi stress
Meningkatkan rasa percaya diri
Membangun sportivitas
Memupuk tanggung jawab
Membangun kesetiakawanan sosial

Sudah tahu banyaknya manfaat olahraga, terus bagaimana dong persiapan sebelum olahraga yang baik dan benar ? 

1. Memilih olahraga yang digemari, aman, mudah dan murah
2. Sebaiknya kita melakukan pemeriksaan pendahuluan untuk menentukan dosis yang aman dan jenis olahraga yang cocok dengan tes pembebanan atau stress test terutama bila, ada keluhan seperti sering pusing, sesak nafas dan nyeri dada. Berpenyakit : jantung koroner, asma, kencing manis dan hipertensi, dll. Yang terakhir berusia diatas 30 tahun.
3. Sebaiknya gunakan pakaian dan sepatu olahraga yang sesuai dan nyaman.
4. Jangan lakukan olahraga setelah makan kenyang, tunggu sampai 2 jam.
5. Minum minuman yang sejuk dan sedikig manis.

Agar hasil olahraga maksimal, harus dilakukan bertahap mulai dari pemanasan 5-10 menit, di ikuti dengan latihan inti minimal 20 menit dan di akhiri dengan pendinginan selama 5-10 menit. Oiya jangan lupa frekuesinya itu harus rutin 3-5 kali dalam 1 minggu.

Oiya hal-hal berikut juga harus diperhatikan setelah berolahraga, diantaranya :
1. Jangan langsung makan kenyang setelah berolahraga, makan makanan lunak terlebih dahulu seperti bubur kacang hijau.
2. Minumlah secukupnya bila tubuh banyak berkeringat.
3. Jangan langsung mandi, tunggu suhu badan normal kembali setidaknya setengah jam
4. Mengganti pakaian olahraga bila terlalu basah.

Nggak terasa seminar berlangsung selama hampir 3 jam, wuah seru sekali ternyata pembahasan olahraga ini yah. Saya juga tambah senang setelah dapat payung gratis karena berhasil menjawab pertanyaan bu dokternya.

Yuk akh mulai olahraga sebagai gaya hidup sehat, mumpung besok weekend.  Untuk yang tinggal di Jakarta, hayolah besok jalan-jalan atau mungkin lari atau sepeda-an di CFD Sudirman-Thamrin.




You Might Also Like

5 komentar

  1. Greetings from the UK.

    Thank you. Love love, Andrew. Bye.

    BalasHapus
  2. Waaah aku kurang olahraga banget. Banyak sekali alesan untuk memulai olahraga. Terbaru, nyalahin nggak punya sepeda. Wkwkwkk mau insyaf ah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aq aja kadang masih suka males mbak, padahal sepeda ada, terbaru sudah beli yoga mat juga,, tetep aja malesnya gak ilang-ilang.. hehehe

      Hapus
  3. boro2 seminggu, sebulan sekali olahraga aja kayaknya dah ngga hiks.. cuman mikir beberes rumah, gendong anak & lari2 ngejer anak bisa diitung olahraga ngga yaaa #ngeles hihihi :D
    Dulu sih rutin yoga seminggu sekali, tapi semenjak banyak kerjaan yoganya bhay.. abis lahiran ini keknya mau digalakan lagi olahraga rutin biar badan ngga berasa jompo banget :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kan sudah mo deket lahiran mbak, jalan pagi aja olahraganya sekalian memperlancar pas lahiran...

      Hapus

Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca postingan ini

part of

Blogger Perempuan